Posts

Showing posts with the label dzikir

Cahaya Ilahi dalam Perspektif Foton dan Nur

Image
Cahaya Ilahi dalam Perspektif Foton dan Nur Oleh: Asrul Sirajuddin Pendahuluan Cahaya, dalam bahasa fisika dikenal sebagai foton , adalah bentuk energi elektromagnetik yang memiliki sifat unik—bisa bersifat partikel, bisa juga sebagai gelombang. Namun dalam perspektif spiritual, khususnya dalam Islam dan tasawuf, cahaya atau "nur" bukan hanya fenomena fisik, tetapi juga merupakan simbol dari ilmu, kesadaran, dan kehadiran Ilahi . Apakah mungkin menyandingkan antara cahaya fisika (foton) dan cahaya spiritual (nur) ? Artikel ini akan mengajak pembaca menelusuri keterhubungan antara sains modern dan kebijaksanaan sufistik mengenai cahaya yang menerangi jiwa manusia . Cahaya dalam Sains: Foton, Energi, dan Gelombang Dalam ilmu fisika modern, cahaya terdiri dari partikel yang disebut foton —yaitu kuanta energi dari radiasi elektromagnetik. Beberapa fakta penting: Foton tidak memiliki massa. Bergerak dengan kecepatan cahaya (sekitar 300.000 km/detik). Dapat berp...

Gelombang Otak Saat Dzikir: Pandangan Neurosains dan Tasawuf

Image
  Gelombang Otak Saat Dzikir: Pandangan Neurosains dan Tasawuf Oleh: Asrul Sirajuddin Pendahuluan Dzikir, sebagai bentuk ibadah yang utama dalam tradisi tasawuf, bukan hanya sekadar pelafalan nama Allah secara verbal, tetapi juga merupakan jalan menuju ketenangan jiwa dan kesadaran spiritual tertinggi. Menariknya, dunia sains modern—khususnya neurosains—telah mulai meneliti bagaimana aktivitas otak manusia berubah saat melakukan praktik seperti dzikir, meditasi, atau kontemplasi spiritual. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi hubungan antara gelombang otak saat berdzikir dan pengaruhnya terhadap kesadaran, emosi, serta keseimbangan jiwa, melalui kacamata neurosains dan tasawuf . Gelombang Otak: Sebuah Dasar Ilmiah Otak manusia menghasilkan impuls listrik yang dapat diukur melalui alat seperti EEG (Electroencephalogram). Impuls ini membentuk pola gelombang otak yang terbagi menjadi beberapa jenis, tergantung pada frekuensinya: Delta (0.5 - 4 Hz) : Terkait tidur da...

Rahasia Metode Doa Sufi: Memanfaatkan Waktu untuk Fokus kepada Allah SWT

Image
Dalam kehidupan yang penuh dengan hiruk-pikuk aktivitas dan distraksi, menjaga koneksi spiritual dengan Tuhan dapat menjadi tugas yang menantang. Namun, ajaran sufi menawarkan metode yang mendalam dan teruji untuk menjaga kualitas doa dan koneksi spiritual. Salah satu aspek yang menonjol adalah kemampuan sufi dalam memanfaatkan waktu dengan bijak untuk fokus sepenuhnya kepada Allah SWT. Di balik praktik-praktik ini, ada rahasia metode doa sufi yang dapat menginspirasi setiap pencari kebenaran untuk menemukan kedekatan dengan Sang Pencipta. Metode Doa Sufi: Fokus dan Ketundukan Sufi menganggap doa sebagai pintu menuju hadirat Tuhan. Salah satu rahasia besar dalam metode doa sufi adalah kemampuan mereka untuk memusatkan perhatian penuh pada Tuhan dalam setiap momen, bahkan dalam kesibukan sehari-hari. Ini melibatkan ketundukan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan dan melepaskan diri dari perasaan ego. Memanfaatkan Waktu Sebagai Peluang Doa Dalam praktik sufi, setiap momen dianggap sebagai pe...

Mengintip Keajaiban Amalan Sufi: Menenangkan Pikiran, Meningkatkan Kinerja, dan Menghasilkan Prestasi Luar Biasa

Image
Pendahuluan Kehidupan modern sering kali dipenuhi dengan stres, tekanan, dan tuntutan yang tinggi. Dalam situasi seperti ini, banyak individu mencari solusi untuk menjaga keseimbangan pikiran dan tubuh mereka. Salah satu pendekatan yang menarik dan terbukti efektif adalah melalui praktik-praktik sufi. Para sufi, yang telah merenungkan kebijaksanaan spiritual selama berabad-abad, telah mengembangkan amalan-amalan yang mampu menenangkan pikiran dan memberikan dampak positif pada kinerja tubuh dan prestasi kerja. Pikiran Tenang, Kinerja Gemilang Praktik sufi, dengan penekanannya pada kedamaian dalam pikiran dan ketenangan jiwa, telah terbukti mampu memberikan manfaat besar dalam dunia modern yang serba cepat dan kompleks. Amalan sufi, seperti meditasi, dzikir (pengulangan nama Tuhan), dan introspeksi, membantu individu untuk meredakan pikiran yang gelisah dan mencapai keadaan ketenangan yang dalam. Dalam ketenangan ini, otak berfungsi dengan lebih baik, dan individu lebih siap secara ment...

Hakikat Sholat adalah Dzikrullah

Image
Dzikir merupakan salah satu metode yang dipergunakan oleh para ulama sufi untuk dapat menghidupkan hati dari kematiannya karena hati yang tidak mengingat akan keangungan Allah Swt dianggap mati oleh para sufi. Dengan berzikir dapat menyadarkan seseorang akan keberadaan Tuhannya yang hakiki. Metode zikir tidak terbatas pada suatu batasan hal ihwal kehidupan, melainkan boleh berzikir dalam berbagai aspek kehidupan karena hakekat dari zikir adalah menyaksikan akan keberadaan Allah Swt.  Secara umum, dzikir dapat dibagi dua. Yakni zikir dalam bentuk ibadah yang ketentuannya diatur secara khusus oleh agama, dan zikir yang tidak dilakukan Rasulullah tapi tidak keluar dari koridor agama. Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Thaha ayat 14, اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku. Disinggung pula dalam Surah Al Maun b...

Dzikir Teh Hangat

Image
 Melepaskan kepenatan dengan secangkir teh bagaikan dzikir yang melegakan hati. Umat islam diperintahkan untuk memperbanyak dzikir, karena hal ini mempunyai banyak manfaat.  Dikutip dari buku Jangan Takut Hadapi Hidup karya Dr Aidh Abdullah Al-Qarny, Ibnul Qayyim telah menemukan sekitar delapan puluh manfaat dzikir. Beliau mengatakan, Manfaatnya tidak terbatas. Di antara manfaat-manfaat itu adalah sebagai berikut :  1. mengusir syetan  2. menggapai ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala 3. dapat menerima takdir Allah Subhanahu wa Ta'ala 4. memberikan ketenangan jiwa 5. menghilangkan waktu kosong, kesedihan, dan keresahan.  6. mengumpulkan kekuatan dan tenaga (rohani)  7. mendapatkan pahala  8. menghapuskan dosa  9. hati menjadi tenang dan mantap kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala Maka, berdzikirlah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala baik ketika sedang berdiri, duduk, maupun berbaring, baik di rumah, di jalan, di kendaraan, maupun di kantor. Dan jalinlah hubu...

Tunda Bencanamu Dengan Dzikrullah

Image
  Rasulullah SAW bersabda: لا تقوم الساعة على أحد يقول: الله الله Artinya: “Kiamat tidak akan terjadi selama masih ada orang yang menyebut nama Allah” (HR: Al-Tirmidzi) Selama masih ada orang yang menyebut nama Allah atau  dzikir,  masih ada orang shalat, haji, sedekah, dan melakukan amal ibadah lainnya, kita tidak perlu khawatir tentang kiamat. Yang perlu diperhatikan bukan memikirkan kapan terjadinya kiamat, tetapi mempersiapkan bekal ibadah sebanyak-banyaknya, supaya memiliki modal bertemu Allah SWT di  akhirat kelak. Selain ibadah wajib, bekal itu juga bisa disiapkan dengan cara memperbanyak dzikir. Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk selalu dzikir dan ingat kepada Allah, baik dalam kondisi susah ataupun senang. Dalam al-Qur’an surat al-Ahdzab ayat 41, Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا Artinya: “Wahai orang-orang beriman ingatlah kepada Allah dengan menyebut (nama-Nya) sebanyak-banyaknya” (QS: Al-Ahdz...

Dzikirkan Hatimu

Image
  Siapkanlah hatimu untuk bertemu Sang Kekasih dengan cara melafazkan dalam hati sanubari Nama Allah sebanyak-banyaknya dengan Metode yang AyahandaGuru ajarkan. Jangan berbalik kiblat hatimu dari Asma Allah ini. Kalimah Allah akan menuntunmu kelak di ujung kematianmu. Sang Cahaya akan menuntunmu kemana seharusnya engkau menunggu kiamat ini datang. Berbahagialah wahai para Zuhud.

Ilaahi Anta Maqshuudi Wa Ridhoqa Mathluubi

Image
Ikhwanku sekalian, tiba saatnya kita bersatu kembali. Mengembalikan posisi tatanan dunia pada tempatnya. Menorehkan takdir yang semestinya. Ikhwanku sekalian, tali penghubung mungkin telah putus, kebingungan meraja lela, sehingga yang haq tak dapat lagi dibedakan dengan yang bathil. Akankah kondisi ini menjadi akhir dari usaha umat manusia? Ikhwanku sekalian! Tak ada cara lain meminta pertolongan Allah SWT selain melalui jalur yang haq yang telah turun temurun menjadi jalannya. Tak ada perlindungan untuk mereka yang melihat agama sebagai sebuah sistematika yang dapat dinilai dan diukur tanpa melihat siapa pencipta dari itu semua, itulh Allah SWT. Allah SWT pun juga menciptakan ini semua dengan cara dan jalan yang telah ditentukan. Hingga 40 tahun kedepan, selama engkau berdzikir maka kiamat akan tertunda. Jika kiamat saja bisa tertunda apalagi viruz yang meraja lela saat sekarang ini. Kembalilah berdzikir, arahkan hati sanubari menelusuri terangnya kebatinan berkomunikasi ...

Dzikir yang Tepat Menyembuhkan Corona

Image
Sumber Tingkat kesehatan masyarakat saat ini bisa dikatakan menurun, indikatornya adalah di usia 50 tahunan sudah banyak orang yang teridap berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, kolesterol, dan lain sebagainya. "Dulu orang tua usia 60-an masih segar bugar, sekarang usia 40-an saja udah ada yang kena gula (diabetes, red), kolesterol, trigesit, asam urat," kata KH Fajar Laksana saat mengisi tausiyah dalam kegiatan Milad Ke-11 Yayasan Daarul Ikhlash, Kalijati, Subang , Jawa Barat, Sabtu (13/2)  Selain menjaga pola makan yang baik, kata dia, agar kesehatan tubuh bisa terjaga adalah dengan selalu berdzikir, karena dengan berdzikir dapat menghidupkan jantung atau qalbun, dari jantung inilah darah akan mengalir dengan lancar.  Untuk menguatkan pendapatnya, Pengasuh Pesantren Al-Fath Sukabumi ini mengutip firman Allah dalam Surat Al-Anfal ayat 2, Arra'du ayat 28, Azzumar ayat 22, Al-Anfal ayat 45, dan Ibrahim ayat 24-25 yang menerangkan tentang 'qalbun' dan...

Benarkah Kiamat Tertunda Karena Dzikir ALLAH?

Image
Rasulullah mengucapkan dalam hadisnya : لَا تـَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يـَـبْـقَى عَـلَى وَجْهِ الْاَرْضِ مَنْ يـَقُوْلُ اَلله اَلله “Kiamat tidak akan terjadi sampai tidak ada lagi di muka bumi orang yang mengucapkan: “ Allah, Allah ” (H.R. Muslim) Apa arti dari hadis ini? Menurut pemahaman saya, hadis ini telah dilaksanakan bertahun-tahun silam dan akan ditinggalkan sekarang ini jika dilaksanakannya dengan tidak memahami metodologi dzikirnya. Jadi hadis akan benar jika kita melakukannya sesuai metode yang telah ditetapkan. Dzikir bermetode itu yang bagaimana? Sesuai petunjuk Allah dalam firmannya : Dzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku akan dzikir kepadamu.  (Q.s. Al Baqarah: 152) Jadi  zikir yang mampu membendung kiamat adalah “zikir” balasan dari-Nya. Bukan zikir “produksi” kita sendiri, makhluk yang baharu. Logikanya, jika dzikir bermetode ini kita amalkan, maka jika kiamat besar bisa ditunda, apatah lagi kiamat kecil.  Jadi sela...